Geger, Toyo Rapid 1000 Seri 1080F Berubah Formasi Menjadi 10 Gerbong

Daxa.net

Toyo Rapid 1000 Seri 1080F di Stasiun Bogor (Sumber : Tim Redaktur KMP News)

Bogor, KMP News – Proses mixing atau penggabungan rangkaian KRL dari formasi yang lebih pendek menjadi yang lebih panjang akhirnya masih berlanjut hingga saat ini. Sebelumnya, dua rangkaian KRL seri 203, yaitu JR 203 – 106 dan JR 203 – 109 yang pada awalnya dioperasikan sebagai rangkaian formasi 8 kereta (SF8) akhirnya secara mengejutkan rangkaian tersebut ikut memanjang menjadi rangkaian dengan formasi 10 kereta (SF10) yang memiliki catatan yang tersendiri yaitu rangkaian tersebut terdiri dari komposisi yang sangat berbeda dan salah satunya juga memiliki kriteria yang cukup aneh.

Sukses dengan eksperimen terhadap kedua rangkaian tersebut, akhirnya proses mixing atau penggabungan rangkaian kembali dilanjutkan oleh PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) ke rangkaian lainnya. Namun, kali ini bukan rangkaian KRL milik PT KCJ yang akan di mixing, melainkan rangkaian KRL milik PT KAI yang diboyong pada saat PT KCJ masih menjadi sebuah divisi khusus yang bernama Divisi Jabotabek.

Rangkaian yang dimixing akhirnya jatuh ditangan rangkaian Toyo Rapid 1000 seri 1080F yang menurut ceritanya rangkaian tersebut ternyata diberikan secara cuma – cuma alias gratis dari Jepang serta tidak dijual, Dan rangkaian tersebut diberikan bersama dengan 5 rangkaian yang lainnya pada tahun 2006 – 2007 yang lalu.

Kemudian rangkaian tersebut akhirnya dieksperimen menjadi rangkaian berformasi 10 Kereta (SF10). Dan adapun pula dua kereta tambahannya untuk rangkaian tersebut diperoleh dari sang kakak yang memiliki nomor yang lebih tinggi, yaitu rangkaian Toyo Rapid 1000 seri 1090F yakni rangkaian seri 1094 dan rangkaian seri 1095.

 

Toyo Rapid 1000 Seri 1080F Saat Menuju ke Dipo Depok (Sumber : Re Digest)

 

Rangkaian tersebut menjalani proses perakitan menjadi rangkaian formasi 10 Kereta (SF10) sejak hari Sabtu 3, Juni 2017 yang lalu, dan rencananya rangkaian tersebut akan diujicobakan pada keesokan harinya dengan rute Depok-Manggarai PP. Namun karena adanya sebuah kendala yang melandanya, akhirnya ujicoba pun sempat tertunda untuk sementara waktu, dan rangkaian tersebut akhirnya baru menjalani ujicobanya pada hari Jum’at, 9 Juni 2017 yang lalu dan rangkaian tersebut diujocobakan tepat pada waktu siang hari dengan rute Depok-Bogor PP. Berangkat dari Depok pada pukul 11:00 dan rangkaian tersebut tiba di Bogor sekitar pukul 11:30 dan rangkaian tersebut berhenti lama di Bogor selama setengah jam, dan selanjutnya rangkaian tersebut kembali menuju ke Depok pada pukul 12:00 dan tiba kembali di Depok pada pukul 12:30 siang.

Sebagai tambahannya, Rangkaian Toyo Rapid 1000 seri 1080F sebelumnya pernah berdinas dengan formasi 10 kereta (SF10) pada debut awalnya, dan rangkaian tersebut dijalankan sebagai KRL Ekonomi AC South Line dengan rute Depok-Manggarai PP pada tahun 2007, dengan menggunakan formasi asli bawaan Toyo Rapid. Namun pada keesokan harinya sebelum berdinas di hari keduanya, rangkaian ini akhirnya diperpendek menjadi rangkaian formasi 8 kereta (SF8) dengan melepas kereta 1087 dan 1088. Dan formasi ini bertahan hingga saat kembali terjadinya perakitan ulang pada rangkaian ini dan setelah terjadi perakitan ulang kembali, maka rangkaian tersebut akhirnya kembali lagi menjadi rangkaian yang memiliki formasi 10 kereta (SF10).

Dengan diubahnya formasi pada rangkaian Toyo Rapid 1000 seri 1080F menjadi 10 kereta (SF10), maka jumlah total rangkaian SF10 akhirnya kembali bertambah menjadi 41 rangkaian yang terdiri dari 26 rangkaian KRL seri 205, 12 rangkaian KRL seri 6000, 2 rangkaian KRL seri 203, dan 1 rangkaian KRL seri 1000. Dan program mixing rangkaian menjadi SF10 atau SF12 ini dikabarkan masih akan terus berlanjut ke seri lainnya, baik yang dibeli di era Divisi Jabotabek maupun di era KCJ, demi menambah kapasitas angkut kereta di seluruh jalur yang ada.

Dan sebagai bocorannya, menurut informasi yang tersedia, untuk Tokyo Metro 5000 kabarnya juga rangkaiannya akan memanjang menjadi rangkaian formasi 10 kereta (SF10) ataupun menjadi rangkaian formasi 12 kereta (SF12), dan hingga saat ini belum ada kabar kembali di rangkaian manakah yang akan memanjang? Apakah di rangkaian Tokyo Metro 5000 seri 5817F atau apakah juga pada rangkaian Tokyo Metro 5000 seri 5809F? Bagaimanakah cerita berikutnya? kita tunggu saja kelanjutan dari cerita ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *