Viral : Keluhan Penumpang KA Mutiara Selatan Akibat Longsor Garut

Perjalanan KA Mutiara Selatan jurusan Yogyakarta - Surabaya yang berada di DAOP 6 pun mendapatkan imbas dari peristiwa itu.
Daxa.net

Longsor yang terjadi di kabupaten Garut Jawa Barat pada Rabu, 22 November 2017 tidak hanya mengakibatkan gangguan Perka (Perjalanan Kereta) lintas Bandung (DAOP 2).
Perjalanan KA Mutiara Selatan jurusan Yogyakarta – Surabaya yang berada di DAOP 6 pun mendapatkan imbas dari peristiwa itu.

Seorang Penumpang KA Mutiara Selatan, Ardiants Pudiatmoko, menumpahkan kekesalannya akibat delay lama yang dialami KA Mutiara Selatan.
Melalui laman Facebook Info Cegatan Jogja, Ardiants menuliskan sebagai berikut :

Kepada PT KAI
Di tempat

Malam ini saya sangat kecewa dengan PT KAI ,dikarenakan pelayanannya yang tidak bertanggung jawab kepada saya selaku penumpang kereta api mutiara Selatan jurusan Yogyakarta – Surabaya yang mengalami keterlambatan pemberangkatan dari jam 01.30 dinihari menjadi jam 09.00

  1. Keterlambatan kereta api disebabkan adanya longsor yang terjadi sekitar jam 18.00, dan informasi yang saya dapat baru jam 00.30 saat saya tiba di stasiun…notabene ada tenggang waktu 6 jam untuk pemberitahuan kepada pihak pengguna untuk segera memutuskan menggunakan alternatif lainnya dengan bus malam atau disediakan pengganti kendaraan darat lainnya oleh PT KAI , ataupun langsung diberangkatkan dengan kereta Bima namun saat jam 00.30/01.00 sdh tidak ada alternatif transportasi yang dapat mengejar waktu untuk tiba di Surabaya sebelum jam 9 pagi karena acara tersebut tidak bisa ditunda waktunya lagi.
  2. Kegunaan wajib dicantumkan no hp saat membeli tiket sebelum hari h gunanya buat apa?
  3. Bpk arkansyah yang menemui saya bersama staff lainnya punya hanya bisa bilang maaf ? Tanpa ada solusi dan ketika dimintakan no pejabat yang berwenang pun katanya ada etikanya dan silahkan pengaduan disampaikan via medsos! Buktinya saya tulis di forum kereta api kita masih harus menunggu approval penerbitan ! Dan etika professional anda mana?
  4. bagaimana tanggung jawab PT KAI ? Sampai akhirnya saya membeli tiket pesawat yang sdh 1 jutaan dibanding tiket mutiara Selatan yang hanya 190 ribu !!! Itupun tidak diganti, hanya diganti dengan kata maaf !!!
    Bagaimana jika pengguna tidak memiliki uang sementara ada urusan yang sangat penting !
  5. Pemesanan tiket pun terbilang tidak responsif, petugas hanya ada 2 orang sementara yang antri banyak sementara pen bersifat online dan mesin pun TDK bisa debit karena jaringan dan ahrus cari uang pas serta mulus !!!!!!

Tolong response saya,karena saya kecewa !!!

PT KAI (kereta api kita)

Menanggapi hal tersebut diatas, Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, melalui pesan Whats Apps menjelaskan :

Terima kasih mas atas keluhannya. Saya juga sudah membaca keluhan panjenengan yang disampaikan melalui med sos.
Petama tama tentunya kami mohon maaf atas keterlambatan KA mutiara yang jalan memutar akibat kejadian longsor di lintas Cipendeui – Bumiwaluya Daop 2 Bandung. Sehingga membuat kecewa panjenengan. Tentunya semua ini bukan faktor kesengajaan dan sama sekali tidak kita harapkan.
Kami memahami kekecewaan panjenengan tentunya kekecewaan yang panjenegan sampaikan hanya dapat kami tebus dengan permohonan maaf yàng sebesar besarnya atas kekuràngan layanan kami dan tentunya kekurangan kekurangan layanan tersebut akan segera kami benahi termasuk fungsi mencantumkan no hp serta memberikan info akurat bagi pengguna jasa KA.
Kami juga segerà melakukan pembinaan kepada petugas terkait.
Demikian jawaban kami semoga ke depan layanan kami dapat lebih baik lagi.

Hormat kami
Eko Budiyanto

Semoga PT. KAI lebih meningkatkan pelayanan kepada para pengguna Kereta Api, sehingga kejadian tersebut diatas tidak terulang kembali. Penumpang akan merasa senang dan nyaman serta memahami jika ada kendala yang dihadapi oleh PT. KAI selaku operator layanan Kereta Api di Indonesia.
Dan sebagai penumpang, marilah kita secara bijak melihat setiap peristiwa yang terjadi, jika itu adalah bencana alam kita pasti harap maklum, kejadian mendadak dan Perka (Perjalanan Kereta) yang pasti akan memiliki efek domino (beruntun dan berkaitan satu sama lain). Syukur-syukur kita sebagai penumpang juga bisa memberikan sumbang saran untuk bisa mengatasi sebuah masalah, semua untuk Kereta Api yang lebih MANCARLI (Aman, Nyaman dan Terkendali) serta MANUSIAWI.

Dokumen Foto : FB Info Cegatan Jogja,  Kompas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *