Buka Puasa Bersama KCI Dengan Pengguna KRL CommuterLine

Daxa.net

Sudah menjadi tradisi berbagai instansi, komunitas, keluarga maupun sahabat di Indonesia jika Bulan Puasa biasanya digunakan sebagai moment untuk saling silaturahmi dengan mengadakan Buka Puasa Bersama.
Tak hanya komunitas KMP @Cakruk yang telah mengadakan acara ini beberapa waktu lalu. PT. KCI selaku operator KRL Commuter Line pun mengadakan Buka Puasa Bersama dengan para pengguna KRL.
Dengan memilih beberapa komunitas sebagai perwakilan dari pengguna KRL CL, acara ini diadakan pada hari Jumat 07 Juni 2018.

Bertempat di hotel Alila Pecenongan Jakarta, acara mulai dari jam 16.00 dengan tema “Buka Puasa Bersama Rekan Commuter”. Acara dimulai dengan pembukaan yang dibawakan oleh pembawa acara Duo Juga.
Lalu dilanjutkan dengan kata sambutan dari pak Mega selaku Vice President Pelayanan PT. KCI.

Perkenalan ibu Wiwik Widayanti mewanai juga acara Bukber ini. Ibu Wiwik yang mulai bertugas sebagai Direktur Utama PT. KCI per 16 April 2018 menggantikan peran pak Fadil yang sudah purna tugas.

Acara dilanjutkan tausiyah oleh seorang Ustad.
Foto bersama anak yatim yang diundang dalam acara ini juga tak ketinggalan.

Waktu menunjukkan jam 17.47 buka puasa telah tiba, saatnya menikmati hidangan yang telah disajikan.
Pembagian doorprise melalui pengundian secara acak untuk peserta komunitas yang sudah mendapat kupon undian merupakan kemeriahan tersendiri pada acara kali ini. Untuk hadiah berupa Jam Tangan, Headset, Speaker, TV 24 inch, HP Vivo dan Kulkas merupakan hadiah yang diberikan sebagai doorprise.

Acara ditutup dengan doa pukul 19.30. Dan sebagai penghujung acara dilakukan sesi foto bersama.

Untuk sesi tanya jawab

  • Blue line : masalah penumpang yang jatuh dari peron di stasiun Klender
  • Greenline : Palmerah lantai licin
  • Brownline : masalah Batu Ceper

      Melihat skema acara, SANGAT disayangkan jika PT. KCI yang telah mengeluarkan dana yang tidak sedikit untuk momentum acara Buka Puasa Bersama ini. Dimana acara ini bisa lebih DIMANFAATKAN lebih optimal.
      Bisa dilihat secara kasar, untuk pembelian hadiah butuh dana yang cukup besar lebih dari sepuluh juta rupiah. Andai tak diadakan doorprise, dan PT. KCI lebih mengutamakan quota peserta Buka Bersama PASTI akan sangat banyak masukan dan keluhan yang disampaikan oleh para pengguna KRL CL melalui wakil-wakilnya yang diundang dalam acara ini.
      Tak hanya masalah stasiun Palmerah yang disampaikan licin, yang pada kenyataannya lantai Palmerah TIDAK LICIN. Bisa saja wakil-wakil roker yang tak diundang bisa menyampaikan aspirasi para roker yang lebih penting.

      Sepuluh juta rupiah untuk Doorprise, jika dijadikan quota undangan roker, masih bisa menghadirkan 50 – 80 orang wakil roker pemgguna KRL CL.

      Nasi sudah menjadi bubur, semoga di tahun yang akan datang PT. KCI lebih awas dan bijaksana dalam mengemas suatu acara yang lebih berbobot bukan hanya sekedar bagi-bagi hadiah layaknya Sinterklas.
      Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 2018.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *