Kunjungan KMP Ke Dipo KRL Depok

Kunjungan KMP Ke Dipo KRL Depok
Daxa.net

Sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan dan ijin yang sudah dikeluarkan oleh PT. KCJ (KCI), maka pada hari Kamis, 28 September 2017 KRLMania Perjuangan melaksanakan “Kunjungan KMP Ke Dipo KRL Depok“. Kunjungan dibagi dalam 2 sesi, yaitu sesi pagi (Kloter 1) pada jam 09.00 – 11.30 dan sesi 2 (Kloter 2) jam 13.00 – 15.30.

Peserta Kunjungan Dipo KRL Depok

Peserta Kloter 1
Koordinator :
1. Christiana Erna
2. Bung Gomostang
3. Jarwo

Peserta :
1. Christiana Erna
2. Rini Nuraini
3. Jarwo
4. Ruhullah Fiyandoro
5. Rafli Ramadhan
6. Panji
7. Wahyudi
8. Ridwan Ramdhani
9. Bryan
10. Arif Setiawan
11. Bung Gomostang
12. Gozi
13. Parjo
14. Fakhrul
15. Fachri Abdurrachaman
16. Iftah
17. Hilmi Firmansyah
18. Raihan
19. Alvin septiawan
20. Abdul Malik
21. Adhitya Pratama
22. Sandy
23. Ilham Habib Mayori
24. Abdul Malik Fazar
25. Eka Putra
26. Nauval
27. Fariz
28. Rahmat Apriansyah
29. Pilar Gusmao
30. Mbah klewung

Peserta Kloter 2
Koordinator :
1. Pandu Aji
2. Bung Gomostang
3. Jarwo

Peserta :
1. Maulana Malik
2. Tirta pranata
3. ArifHi Tgs
4. Pandu Aji
5. Andi Solehuddin
6. Muhammad Hilmi
7. Nurachman hafidz
8. Toni Sulistio
9. Ica
10. Ikhsan Nurdiyansah
11. Saddam Hasan
12. Anggi Ayu Oktaviani
13. Alif
14. Ernanda Yudha Ferdian
15. konriko hensa
16. Abdur Rahman
17. Bung Gomostang
18. Jarwo
19. Farhan
20. Asnah
21. Rina
22. Azzam
23. Heru
24. Destama
25. Dimas nugroho
26. Hilmi
27. Nurrachman
28. Iko Haidar
29. Bagas R Wijaya
30. Sarah

Memilih titik kumpul di stasiun Depok hingga pukul 08.30 untuk kloter 1 dan pada pukul 12.30 . Para peserta berjalan kaki dari stasiun Depok menuju Dipo KRL Depok.
Perjalanan yang menyenangkan, karena lintas yang dilewati adalah permukiman penduduk yang ramah, rapi dan bersih.

Setelah melakukan pendaftaran yang cukup ketat saat memasuki area Dipo KRL Depok, Peserta kembali harus berjalan kaki menuju gedung utama yang berjarak +/- 1 Km dari pintu gerbang masuk (pos satpam).
Butuh waktu sekitar 10 menit dengan berjalan kaki untuk memasuki lobby Dipo KRL Depok  seluas 26 Hektar yang merupakan Dipo terbesar se Asia Tenggara tersebut. Langsung disambut hangat oleh Pak Akbar, Senior Staff Marketing Komunikasi PT. KCI.

Kegiatan Kunjungan Dipo KRL Depok

Pak Akbar menawarkan untuk langsung berkeliling ke area Dipo karena cuaca yang pagi itu masih mendung “Bagaimana kalau kita langsung aja sambil keliling sambil perkenalan, takutnya hujan”.
Sesuai peraturan peserta harus menggunakan rompi dan helm selama kunjungan “kita harus pakai ini karena disini sudah standard PSO, jadi ga ada yang ga pakai helm dan rompi ya !”.

Selesai berdoa dan mendengarkan sambutan dari bapak Sularjo, Kepala Dipo Traksi Depok, dilanjutkan dengan foto bersama didepan pintu masuk lobby.
Pada intinya pak Sularjo merasa senang dengan kunjungan pengguna dan pecinta KRL ke dipo Depok, dan berpesan selama kunjungan ikuti arahan dari pak Akbar dan selalu ingat untuk tunjuk sebut seperti kebiasaan orang Jepang. “Kalau di Jepang harus tunjuk sebut, tengok kanan dan kiri jika harus menyeberang real, dan perhatikan selalu jangan menyentuh apapun, takutnya ada aliran listrik, ikuti arahan dari pak Akbar !”.

Kunjungan ke Dipo Depok tidak diperkenankan untuk melihat secara dekat dan langsung ke area kerja, “kita hanya boleh melihat dari jauh ya, tidak boleh terlalu dekat. Karena ini pemeliharaan kereta, takutnya ada yang sedang test jalan atau ada crane besar yang sedang beroperasi, semua demi keselamatan bersama !” Pak Akbar tidak henti-hentinya memperingatkan peserta.

Perjalanan pertama melihat dari dekat gudang logistik, tempat penyimpanan spare part. Dilanjutkan ke bagian uji teknis, pak Akbar menjelas “ini rangkaian yang kemarin baru datang, seri TM 6000 sedang pengecekan akhir sebelum nanti sekitar minggu depan uji teknis oleh Departemen Perhubungan. Setelah lulus barulah bisa dioperasikan”.
Peserta hanya boleh melihat dari jauh, tidak diperkenankan foto apalagi mencoba masuk ke dalam rangkaian. “interior semua sama dengan seri 6000 yang sekarang ada, kalau mau foto jgn dari depan yaa dari belakang saja nanti, takutnya jalan karena ini sedang uji teknis” kata pak Akbar saat ada 2 peserta yang mencoba mendekati TM 6000 dan akan berfoto.

Memasuki area perawatan, tampak pertama beberapa pekerja sedang membersihkan AC di area luar ruangan. Dan tampak dari jauh ruangan besar “boleh kita masuk ke sana pak Akbar ?” tanya peserta. “Tidak boleh, ini sekedar lihat dari jauh, ingat disini PSO yaa… tidak boleh sembarangan masuk, ada alat berat dan pekerjaan yang kita tidak tahu apakah berbahaya atau tidak !”. Akhirnya dengan sedikit kecewa, para peserta hanya diperbolehkan mengintip sedikit mendekat ke pintu, dan tampak pekerja sedang mengejat dan membersihkan pantograph.
“Kita tidak boleh masuk, karena disini area paling  sibuk banyak alat berat  di dalamnya. Disini tempat perawatan harian, mingguan dan bulanan” papar pak Akbar.
Untuk perawatan dan pengecekan harian dibutuhkan sekitar 1 jam untuk SF 10 dan dikerjakan oleh 2 teknisi. Untuk perawatan mingguan dan bulanan tentu butuh waktu lebih lama lagi.

Di dalam komplek Dipo Depok, terdadapt juga Griya Karya KCJ. Tempat penginapan dan istirahat para masinis. Tampak bersih, rapi dan nyaman menyerupai hotel.
Griya karya disini lebih besar dibandingkan dengan Griya Karya di PUK tiap lintasan, karena jumlah kereta yang menginap di Dipo Depok juga lebih banyak.
Sebanyak 300 kereta bisa masuk ke dalam dipo Depok… tak terbayang saat semua kereta beristirahat dikala malam hari 🙂

Menghakhiri kunjungan peserta diajak ke makam kereta, maksudnya tempat kereta yang sudah tidak layak jalan diparkir. Tampak banyak jenis TOEI, TOKYU dan TM dengan berbagai seri yang mangkrak disana.
Kembali pak Akbar harus berteriak mengingatkan peserta saat ada 2 orang peserta yang mencoba memasuki area kuburan karena ingin memfoto “TOLONG yaaa… bukan apa-apa, aku MELARANG karena aku SAYANG… ! Saya melarang karena saya peduli sama kalian demi keselamatan bersama ! ”
Setelah dekat, pak Akbar kembali mengingatkan “disini kan rumputnya tinggi-tinggi, takutnya ada ular atau hewan lain, belum lagi ini kan kereta sudah usang, takutnya aus atau keropos, kita hindari kecelakaan lahhh.. !”

Acara Penutup Kunjungan KMP Ke Dipo KRL Depok

Setelah puas melihat-lihat area Dipo KRL Depok yang cukup menguras tenaga, karena matahari mulai bersinar terik, peserta diajak kembali ke lobby untuk menikmati snack yang sudah disediakan.
Sambil terus sharing dan tanya jawab tentang KRL, pak Akbar juga berbagi cerita bagaimana bisa terdampar dan bekerja di PT. KCI “saya hanya ingin ikut berperan serta mengubah wajah angkutan massal khususnya KRL di Jabodetabek dan Indonesia dimasa mendatang”, menutup kunjungan KMP berkunjung ke Dipo Depok.

Menutup semua rangkaian agenda kegiatan, kami para peserta hanya bisa mengucapkan banyak-banyak terima kasih untuk pak Akbar, yang sudah dengan penuh kesabaran mandampingi & menemani kami berkeliling Dipo KRL Depok. Sebagai wujud ucapan terima kasih, kami serahkan mug cantik KMP@cakruk sebagai kenangan-kenangan.
Sekali lagi…  Thanks alot uncle Akbar… nice to meet you and… C U on next great event 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *