Stasiun Tigaraksa sebagai stasiun awal dan tujuan akhir di Greenline

Stasiun Tigaraksa
Daxa.net
Pengguna KRL Commuter Line stasiun Tigaraksa selalu mengeluhkan pelayanan KAI dan KCJ. Setiap hari selalu terjadi penumpukan penumpang tidak ada perbaikan atau melakukan evaluasi.
Kita bisa melihat sendiri begitu banyaknya penumpang Stasiun Tigaraksa, belum lagi penumpang dari Tenjo, Daru dan Cilejet yang harus berdesak desakan di dalam rangkaian KRL karena jadwal yang tidak sebanyak jalur lain di Jabodetabek.
Pengguna KRL di jalur Greenline menilai bahwa Maja sebagai stasiun awal dan tujuan akhir KRL Greenline dianggap kurang tepat, karena masih sebagai stasiun persilangan dan sering terjadi antrian KRL Rangkasbitung yang bergantian jalur, dan sebagai tempat parkir KRL yang terbatas.
Penumpangnya juga masih sangat sedikit, KRL Rangkasbitung masih bisa mengangkut penumpang dari Maja dan Cikoya.
Pengguna KRL meminta agar stasiun awal dan tujuan akhir KRL di Maja di pindahkan ke Tigaraksa.
Alasan pemindahan tersebut antara lain : Tigaraksa memiliki jumlah penumpang yang banyak, memiliki jalur untuk stabling (parkir) KRL, tidak ada antrian KRL serta persilangan, akan membuat perka lancar.  Jadwal perjalanan KRL dari Serpong dapat dipindah sebagian ke Tigaraksa sehingga jadwal keberangkatan KRL dari Tigaraksa dapat di tambah.
Berikut adalah usulan stasiuan awal & akhir untuk lintas Greenline dari para penumpang Tigaraksa :
– KRL Rangkasbitung
Dapat mengangkut penumpang dari
stasiun Citeras, stasiun Maja, stasiun Cikoya, dst’
– KRL Tigaraksa
Dapat mengangkut penumpang dari
stasiun Tenjo, stasiun Daru, stasiun Cilejit, dst’
– KRL Parung Panjang
Dapat mengangkut penumpang dari
stasiun Cicayur, stasiun Cisauk, stasiun Serpong, dst’
– KRL Serpong
Dapat mengangkut penumpang dari
stasiun Rawabuntu, stasiun Sudimara, stasiun Jurang Mangu, dst’
sebagian penumpang dari stasiun – stasiun tersebut sebagian turun di stasiun Pondok Ranji, stasiun Kebayoran, stasiun Palmerah dan stasiun Tanah Abang



Jika stasiun Sudimara bisa minta KA 1929 yang seharusnya berawal di Parungpanjang sesuai Gapeka 1 April 2017 bisa dipindahkan ke Sudimara yang hanya beberapa stasiun dari Tanah Abang, tentunya SANGAT BESAR kemungkinan jika permohonan penumpang stasiun Tigaraksa dikabulkan.
Semoga pihak operator KRL Commuter Line, yaitu PT. KCJ bisa mempertimbangkan usulan penumpang stasiun Tigaraksa dan mengimplementasikan secepat mungkin, mengingat peningkatan penumpang yang cukup pesat di Greenline.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *