Gangguan Perka : Truk Mogok Di Perlintasan Jalan Citeras

Daxa.net

Pagi kembali dikejutkan oleh postingan di group WA & FB KRLMania Perjuangan.Senin pagi mendapatkan berita hancurnya Perka Greenline adalah momok bagi para roker.
Toms Herman Roker Cisauk mengabarkan “Lagi lagi terjadi truck patah As di pjl St Citeras.imbasnya KA 1927 TERTAHAN di Sinmas (sinyal masuk) St citeras dan KA 1933 masih nongkrong manis di St Rangkas bitung..
Tante Christiana Erna AW tidak bisa ikut 1927 nih 😜😜😜..
Penumpukan Kereta arah rangkas bitung..1931 pun kena dampak juga 😳😳”.

Hmmmm… Kabar yang benar-benar bikin bad mood di Senin pagi, sudah terbayang seperti apa nanti nasib KA 1927/1931 yang hanya bisa dinaiki oleh roker Rawabuntu ke Barat. Mengingat KA 1929 pemberangkatan awal Sudimara tak mungkin akan membawa kami.

Sampai stasiun Rawabuntu pukul 06.16 dan sempat putus asa mengingat jam tersebut adalah jadwal KA 1927. “Bakal nungguin lama nih, entah KA 1927 datang terlambat atau KA 1931 yang jalan terlebih dahulu ?.
Tiba-tiba terdengar announcer “jalur 2 dari arah Barat akan masuk KRL tujuan Tanah Abang”, hatipun riang.

Namun karena saat itu adalah jadwal KA 1927, sudah bisa dipastikan peron SANGAT penuh menampung roker 1927 & 1931.
Beruntung masih bisa masuk walau lumayan terdorong hebat.

Begitu memasuki stasiun Sudimara, KA 1925 yang sudah penuh dari Rawabuntu semakin padat. Tak biasanya KA 1925 pemberangkatan awal Serpong sepadat ini. Namun roker Sudimara tetap MEMAKSA masuk walau di jalur 2 masih terparkir KA 1929.

Sering terpikir, “sudah dikasih kreta KENCANA 1929 yg masih kopong kok ya bikin MEJRET KRL yang masuk jalur 3, sungguh SERAKAH kesannya”.
Semakin ke Timur, roker Jurangmangu dan Prondokranji juga semakin membuat pintu KRL SUSAH tertutup sempurna. Kata-kata himbauan dari Announder stasiun maupun PPK tak dihiraukan. Yang menjadi korban tentunya roker yang sudah berada di dalam kereta. Semakin padat dan terdesak, dada pun akan semakin sakit dan sesak jika terganjal tas/sikut/lengan roker lain.

Belum lagi tambahan di stasiun Jurangmangu dan Pondokranji. Semua memaksakan masuk karena semua ingin berburu absen dan tak mau TERLAMBAT.
Hingga sampai stasiun Palmerah, KA 1927 masih sarat dengan penumpang dan masih terasa SANGAT PADAT.

Lalu bagaimana nasib KA 1927 yang tak bisa melintas di di Citeras tersebut ? Rekan Toms Herman, roker Cisauk mengabarkan bahwa KA 1927 masuk Cisauk pada pukul 07.55 yang seharusnya 06.11
Dan KA 1933 yang menjadi andalan Toms masuk ke Cisauk pada pukul 08.25 yang seharusnya 06.37.
Keterlambatan yang boleh dibilang SANGAT LAMA, bisa dibayangkan bagaimana penumpukan penumpang yang terjadi.

Senada dengan Toms Herman, Rachman roker Tigaraksa juga merasa heran “di Citeras itu sering banget kejadian. Belum lama ini ada bus Tanjung Priok yang juga mogok disitu. KRL juga tidak bisa melintas. Belum lagi jalannya sangat jelek !”.
Jika sudah banyak kejadian, mengingat perlintasan Citeras banyak dilalui oleh kendaraan berat bus dan truck, tidak adakah inisiatif dari pihak KAI untuk menghubungi pemda dan Dinas terkait agar bisa meminimalisir gangguan Perka ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *